Titis Sapto's posts with tag: borat

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag borat
Category:Movies
Genre: Comedy
Sudah bertahun-tahun saya tidak menemukan sebuah film yg mampu membuat saya tertawa lepas sepanjang film itu diputar. Mungkin terakhir kali saya bisa dibuat terpingkal-pingkal edan oleh suatu film ketika saya menonton Harold & Kumar go to the White Castle, selebihnya belum ada lagi film yg seperti itu, sampai akhirnya kmarin malam saya menonton Borat !

Borat adalah seorang reporter televisi dari Kazakhstan yg ditugaskan oleh pemerintah-nya untuk mengunjungi Amerika dan membuat suatu film dokumenter yg nanti-nya akan berguna untuk kemajuan dan perkembangan Kazakhstan. Borat yg tadinya ditugaskan untuk mempelajari budaya dan perilaku masyarakat Amerika untuk diterapkan ke masyarakat Kazakhstan malah mempunyai tujuan lain, yaitu menikahi Pamela Anderson.

Melihat tingkah laku Borat sama saja seperti menonton acara Empat Mata yg dibawakan oleh komedian ndeso Indonesia, Tukul. Cuma beda-nya, Tukul lebih sopan dalam berperilaku dan berbahasa, sedangkan Borat tidak sama sekali. Menonton Borat seharusnya diambil dari sisi hiburan-nya saja, karena hampir seluruh adegan di film ini isi-nya sangat bodoh, melecehkan, menghina dan memperolok banyak kalangan. Entah apapun itu tujuannya. Bahkan saking melecehkan-nya, ada sekitar 6-8 scene yg harus dipotong demi tidak menuai masalah baru yg akan diciptakan oleh pihak yg disinggung atau dilecehkan.

Saya sarankan bagi anda yg belum menonton Borat, film ini cukup ditonton sekali saja, karena jika anda menonton Borat untuk kedua kali-nya, maka anda akan menyadari betapa bodoh-nya ini film, tidak membuat tertawa kesetanan seperti menonton untuk pertama kali-nya. Ketika saya pertama kali menonton Borat, sepanjang film saya terpingkal-pingkal kesetanan tertawa sampai air mata saya keluar, bahkan saya sering sekali mem-pause film ini untuk menghabiskan tawa saya melihat satu scene, kemudian mem-play lagi film ini dan kemudian mem-pause lagi di scene berikutnya untuk tertawa edan lagi. Tapi ketika saya tadi menonton ulang film ini, bah, seketika kadar lucu film ini berkurang 80%. Entah kenapa bisa drop drastis begitu. Mungkin karena becandaannya udah basi dan saya mulai menyadari yg tersisa dari film ini adalah kebodohan tingkat tinggi Borat dan perilaku-nya yg seringkali berlebihan.

Jadi inti-nya film ini berguna sekali untuk melepaskan stress dan tertawa sepuas-nya sepanjang film. Eits itu juga dengan catatan : anda belum pernah sama sekali menonton Borat.

Chenqueh !


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help